-->

Cara Cloning Hardisk, Termasuk Sistem Operasi didalamnya Menggunakan Linux Debian


debian : fdisk -l
Menyalin isi hardisk yang saya maksud disini adalah menyalin keseluruhan data dari sebuah hardisk, termasuk sistem operasi yang terinstal didalamnya, oleh karena itu apa yang akan kita lakukan lebih tepat disebut sebagai menggandakan atau meng-cloning isi hardisk, dan bukan menggandakan fisik hardisk

Untuk menggandakan hardisk, tentu saja anda membutuhkan dua buah hardisk, yaitu satu hardisk yg akan disalin isinya (hardisk sumber), dan satu hardisk untuk menyimpan salinan dari hardisk pertama (hardisk tujuan)

Pada tutorial kali ini saya akan menggunakan tool PV yang ada di linux (disini saya menggukan Debian).
beberapa perintah untuk menyalin isi hardisk :
dd if=/dev/sdb of=/dev/sdc

cat /dev/sdb >/dev/sdc // paling cepat

sudo sh -c 'cat /dev/sdb >/dev/sdc'

pv /dev/sdb > /dev/sdc
Sebenarnya ada beberapa tools yang dapat digunakan menyalin data hardisk di linux, akan tetapi berdasarkan pengujian yang saya lakukan sendiri.

Menurut saya, tools PV lebih baik dari yang lainnya, yaitu dari segi kecepatan menyalin data, selain itu tool ini juga akan memberi informasi kecepatan write data dan estimasi lama waktu proses salin akan selesai.

Untuk menggunakannya, install PV terlebih dahulu pada sistem operasi linux anda (Debian) dengan perintah

sudo apt-get install pv

anggaplah pada praktek ini kita akan menyalin hardisk yang memliki sistem operasi debian didalamnya

Kemudian tancapkan hardisk yang akan disalin isinya (Hardisk Sumber), kemudian tancapkan juga hardisk tujuan penyalinan (Hardisk Tujuan).
Kemudian pastikan semua hardisk telah terdeteksi, jalankan perintah

fdisk -l

maka anda akan melihat beberapa partisi /dev/sda, /dev/sdb, /dev/sdc

Partisi /dev/sda adalah partisi sistem operasi anda, atau partisi utama laptop anda,
Partisi /dev/sdb adalah partisi hardisk yang akan disalin (hardisk sumber), karena tadi kita menamcapkannya terlebih dahulu ke laptop
Partisi /dev/sdc adalah partisi tujuan penyalinan (hardisk tujuan)

Sebelum mulai menyalin, pastikan hardisk tujuan memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingkan hardisk sumber, jika tidak, maka proses penyalinan akan gagal

untuk memulai penyalinan, jalankan perintah berikut

pv /dev/sdb > /dev/sdc

perintah diatas berfungsi untuk menyalin semua isi dari partisi dev/sdb ke partisi /dev/sdc


Sekedar saran untuk mendapatkan proses penyalinan yang lebih cepat, alangkah lebih baik jika menggunakan SSD sebagai Hardisk sumber.

Setelah hardisk berhasil disalin, silahkan tancapkan hardisk tujuan ke laptop, lalu restart, lalu booting dengan menggunakan hardisk tujuan tadi. Jika terjadi kerusakan Filesystem lakukan perintah berikut :

fsck

FSCK adalah singkatan file system consistency check merupakan perintah untuk melakukan pengecekan dan perbaikan File System jika terjadi kerusakan.

lalu pilih yes untuk setiap pertanyaan yang akan muncul, dan selesai

Sekian dan terima kasih

Comments