-->

Komponen dari teknologi 5G

Komponen dari teknologi 5G 

Internet dimasa modern ini seakan-akan sudah menjadi kebutuhan primer semua orang, segala pemenuhan kebutuhan hidup sepertinya sudah dapat dipenuhi oleh internet, misalnya membeli pakaian, makanan, peralatan rumah tangga, bahkan untuk memesan transportasi online yang semuanya dapat dilakukan melalui smartphone. Semua layanan itu dapat diakomodasi karena teknologi jaringan selular yang semakin maju.

Baca juga : Penjelasan teknologi 5G

Di Indonesia sendiri, teknologi jaringan selular yang digunakan sudah masuk ke generasi ke 4 atau 4G, meskipun dibeberapa daerah masih belum bisa menikmati layanan ini. Nah berbicara mengenai tekenologi jaringan selular, dibeberapa negara maju seperti China, dan Korea mulai melakukan pengembangan dan uji coba terhadap teknologi jaringan selular generasi selanjutnya, yaitu 5G.

Lalu seperti apa komponen dari teknologi 5G ini, berikut ini adalah pembahasannya :

caption

1. Lapisan Fisik / MAC
Physical dan Medium Access Control (MAC/PHY) merupakan lapisan pertama dan kedua dari lapisan OSI (Open System Interconnect) yang mendefinisikan teknologi nirkabel. Pada kedua lapisan ini, jaringan seluler 5G cenderung didasarkan pada Open Wireless Architecture (OWA).

2. Lapisan Jaringan
Lapisan jaringan yang digunakan kemungkinan besar adalah IP ( Internet Protocol ) karena tidak ada yang lain yang mampu bersaing dengan IP. Internet Protocol versi 4 ( IPv4 ) telah menyebar hampir ke seluruh dunia dan memiliki beberapa masalah seperti ruang pengalamatan yang terbatas dan tidak adanya kemungkinan pasti untuk QoS dalam mendukung setiap arus. Isu-isu tersebut telah dipecahkan oleh IPv6, akan tetapi IPv6 diperdagangkan dengan paket header yang jauh lebih besar. Hal ini membuat pergerakan masih memiliki masalah.

Semua jaringan seluler akan menggunakan IP seluler dalam 5G, dan setiap koneksi seluler menggunakan FA ( Foreign Agent ), CoA ( Care of Address ) tetap melakukan pemetaan pada alamat tetap IPv6 dan alamat CoA untuk jaringan nirkabel yang sekarang digunakan. Seluler dapat dilekatkan pada beberapa seluler atau jaringan nirkabel pada waktu yang sama.

Pada beberapa kasus, hal tersebut dapat mempertahankan alamat-alamat IP yang berbeda untuk setiap antarmuka radio, sedangkan setiap alamat IP akan menjadi alamat CoA untuk FA yang ditempatkan pada telepon seluler. IPv6 yang telah disempurnakan akan diterapkan pada telepon seluler 5G. Telepon seluler 5G akan menjaga lingkungan jaringan multi nirkabel virtual.

Untuk tujuan tersebut, lapisan jaringan harus dibagi menjadi dua sub lapisan dalam jaringan seluler 5G, yaitu Lower Network Layer ( untuk masing-masing antarmuka ) dan Upper Network Layer ( untuk koneksi seluler ). Pembagian ini dikarenakan desain awal dari internet, dimana semua rute didasarkan pada alamat IP yang seharusnya berbeda dalam setiap jaringan IP di seluruh dunia. Middleware antara lapisan jaringan upper dan lower akan mempertahankan translasi alamat dari alamat jaringan upper ( IPv6 ) ke alamat IP jaringan lower yang berbeda ( IPv4 atau IPv6 ), begitu pula sebaliknya.

3. Lapisan Open Transport Protocol ( OTA )
Seluler dan jaringan nirkabel berbeda dari jaringan berkabel terkait dengan lapisan pengangkut ( Transport Layer ). Dalam semua versi TCP, segmen-segmen yang hilang disebabkan oleh tersumbatnya jaringan, sedangkan pada jaringan nirkabel, kehilangan segmen tersebut kemungkinan terjadi dikarenakan rasio kesalahan sedikit lebih besar di dalam antarmuka radio.

Oleh karena itu, modifikasi dan adaptasi TCP diusulkan untuk seluler dan jaringan nirkabel, yang mana mengirimkan kembali bagian-bagian TCP yang hilang atau rusak yang dilakukan hanya melalui penghubung nirkabel. Untuk seluler 5G, koneksi akan sesuai untuk memiliki lapisan pengangkut yang memungkinkan untuk didownload dan diinstal.

Setiap seluler harus memiliki kemampuan untuk mendownload seperti TCP, RTP, atau protocol pengangkut baru yang ditargetkan untuk teknologi nirkabel tertentu terpasang di BTS. Inilah yang disebut dengan Open Transport Protocol ( OTP ).

4. Lapisan Aplikasi
Berbicara tentang aplikasi, pesan utama dari koneksi seluler 5G adalah untuk memberikan pengelolaan QoS cerdas melalui jaringan yang beragam. Hari ini, di dalam telepon seluler pengguna dapat secara manual memilih antarmuka nirkabel untuk pelayanan internet tertentu tanpa memiliki kemampuan untuk menggunakan riwayat QoS untuk memilih koneksi nirkabel yang paling baik untuk layanan tertentu.

Telepon 5G harus memberikan kemampuan untuk layanan pengujian kualitas dan penyimpanan pengukuran informasi dalam database informasi pada koneksi seluler. Parameter QoS seperti keterlambatan, kehilangan, pita lebar, reliabilitas, akan disimpan ke dalam databes di telepon seluler 5G dengan maksud digunakan oleh algoritma cerdas yang dijalankan pada koneksi seluler sebagai sistem pengolahan yang pada akhirnya harus memberikan koneksi nirkabel yang paling baik terhadap keterbatasan biaya seseorang dan QoS yang diperlukan.

Demikian pembahasan singkat mengenai teknologi dari jaringan 5G.
Wassalamu Alaikum Wr Wb

Comments